Peraturan RW16 (Draft)

KESEPAKATAN BERSAMA WARGA

PERUMAHAN BUMI SARIWANGI I (BSW – I)

TENTANG

PERATURAN KOMPLEK PERUMAHAN BSW – I

 I. Latar Belakang

Dengan itikad untuk mencapai kenyamanan, keamanan, dan ketertiban dalam kehidupan bertetangga yang sehat dan beradab antara sesama warga di lingkungan perumahan BSW I, maka diperlukan suatu pedoman hidup bertetangga yang didasarkan pada asas kekeluargaan, gotong royong, keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menjaga harmonisnya (sabilulungan) kehidupan antar warga serta mencegah munculnya konflik social.

II. Maksud dan Tujuan

Maksud dibuatnya pedoman ini ialah untuk membuat pola kehidupan bertetangga yang harmonis (sabilulungan) dan beradab, yang wajib ditaati oleh setiap pemilik, penghuni dan juga tamu yang berada di dalam lingkungan perumahan BSW I. Adapun tujuan dari dibuatnya Pedoman ini ialah:

  1. Merealisasikan apa yang menjadi keinginan dan harapan bersama dari pemilik dan atau penghuni rumah untuk memiliki satu kesepakatan mengenai kehidupan bertetangga yang baik;
  2. Mengatur hal-hal yang berkaitan dengan Pola dan Sikap yang diijinkan serta dilarang untuk dilakukan oleh pemilik, penghuni, dan tamu di lingkungan Perumahan BSW I;
  3. Mengatur hak, kewajiban, dan tanggung jawab dari setiap pemilik dan penghuni rumah dengan tetap mengutamakan akal sehat dan kekeluargaan;
  4. Berusaha bersama-sama untuk merealisasikan pemenuhan kebutuhan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang berada dalam lingkungan perumahan BSW I agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama;
  5. Menciptakan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan bertetangga;

 

III. Batasan Pengertian

  1. Pedoman Peraturan adalah ketentuan yang dibuat untuk disepakati serta diterapkan bersama oleh pemilik dan penghuni rumah yang melangsungkan kehidupan di lingkungan perumahan BSW I.
  2. Warga BSW I adalah para pemilik dan penghuni yang memiliki dan/atau menempati hunian (sewa)  rumah di perumahan BSW I.
  3. Pemilik adalah pihak yang telah membeli dan menghuni rumah di perumahan BSW I.
  4. Penghuni adalah pihak yang menghuni baik secara tetap atau hanya dalam jangka waktu (sewa) tertentu di perumahan BSW I.
  5. Rumah adalah setiap bangunan hunian dan non hunian yang berada di lingkungan perumahan BSW I yang meliputi bangunan tempat tinggal dan bangunan penunjang.
  6. Batas Kepemilikan adalah tanah yang dimiliki oleh penghuni sebagaimana tertuang dalam sertifikat kepemilikan rumah.
  7. Satpam adalah petugas keamanan yang telah dipilih dan ditunjuk untuk mengamankan lingkungan oleh warga perumahan BSW I secara swadaya yang dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada pengurus RW 16 Desa Sariwangi.
  8. Petugas Kebersihan adalah petugas yang telah ditunjuk dan dipilih untuk menjaga kebersihan dan merawat lingkungan perumahan BSW I sesuai dengan rincian tugas yang diberikan oleh pengurus RW 16 Desa Sariwangi.
  9. Pengurus RW adalah pengurus RW 16 Desa Sariwangi Kecamatan parongpong KBB.

 

Ketentuan Pengaturan

  1. Pedoman Peraturan ini dibuat dan berlaku bagi pemilik dan penghuni, termasuk tamu selama berada di dalam lingkungan perumahan BSW I.
  2. Tugas, Wewenang, Tanggung Jawab RW, RT, Satpam, petugas kebersihan, serta seluruh warga dan elemen lain terlampir dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Pedoman ini.

 

Demikian Pedoman Peraturan ini dibuat dan untuk dilaksanakan.

 

Ketua RW. 016

Ali Rahman

Ketua RT 01                                      Ketua RT 02                                              Ketua RT 03                                           Ketua RT 04

 

Fuad Adman                                        Wicaksono F.                                              Zulfikar Helfizar                                             Helfizar

Mengetahui,

Ade Bachruddin S.Ag

Kepala Desa Sariwangi

PEDOMAN PERATURAN

PENGELOLAAN LINGKUNGAN RW. 016 PERUMAHAN BSW I

 I. KETENTUAN RENOVASI DAN PINDAH RUMAH

  1. Pemilik rumah yang ingin merenovasi rumahnya dalam skala kecil maupun besar, wajib membuat surat pernyataan kepada RT dengan tembusan RW, yang isinya:
  2. Bersedia bertanggung jawab mengganti kerugian apabila terjadi kerusakan fasiltas umum (jalan/ taman warga) serta property tetangga di kanan, kiri, dan belakang rumah warga akibat renovasi yang dilakukan; dan
  3. Tidak membuang puing ataupun material di badan jalan umum, tanah kosong di lingkungan perumahan BSW I dan pekarangan warga/ tetangga.
  4. Pemilik atau Penghuni yang akan pindah ke dan dari perumahan BSW I harus mengisi formulir rencana pindah kepada pengurus RT setempat (formulir tersedia di pengurus RT setempat)
  5. Petugas Keamanan berkewajiban mengamankan proses kepindahan Pemilik atau Penghuni rumah di lingkungan perumahan BSW I.
  6. Pemilik atau Penghuni yang akan melakukan renovasi wajib melaporkan rencana Renovasi (lama waktu)  dan data pekerjanya kepada pengnurus RT/RW.
  7. Renovasi yang dilakukan Pemilik atau Penghuni tidak boleh melebihi batas kepemilikan lahan (tanah).
  8. Standar waktu pelaksanaan Renovasi rumah dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

Hari dan jam kerja untuk renovasi rumah ialah sebagai berikut:

– Senin – Sabtu  pukul 07.00 – 16.00 WIB;

– Minggu diliburkan.

II. KEAMANAN

  1. Komplek Perumahan BSW I merupakan satu kawasan dengan hanya membuka 1 pintu gerbang utama untuk keluar dan masuk kendaraan bermotor.
  2. Pintu gerbang 2 dapat dibuka dengan izin Pengurus RT dan RW dengan alasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Pengurus RW menyediakan jasa petugas keamanan swadaya  dengan kontrak kerja berjangka, yang bertugas selama 24 jam dengan sistem pengamanan lingkungan terpadu.
  4. Petugas keamanan yang bertugas mengamankan lingkungan perumahan BSW I dilarang memungut biaya yang tidak resmi (pungli) dalam hal apapun tanpa seizin Pengurus RW.
  5. Kendaraan milik warga baik mobil dan atau sepeda motor harus didaftarkan kepada RW untuk nantinya diberikan Stiker yang bertujuan mempermudah petugas keamanan dalam mengindentifikasi kendaran warga perumahan BSW I yang keluar dan atau masuk lingkungan perumahan BSW I.
  6. Stiker akan diberikan hanya untuk 1 kendaraan mobil dan 1 kendaraan motor per KK, namun apabila menginginkan tambahan stiker, akan dibebankan biaya produksi Stiker sesuai jumlah kendaraan yang dimiliki.
  7. Kendaraan tamu baik mobil dan atau sepeda motor yang memasuki komplek akan diberikan Kartu Pas akses masuk lingkungan perumahan BSW I dan diserahkan kembali pada saat akan keluar lingkungan perumahan.
  8. Setiap kendaraan milik Warga yang MASUKPerumahan BSW I   wajib untuk :
  9. Mengurangi kecepatan pada saat mendekati Pos Keamanan;
  10. Mematikan lampu besar kendaraan menjelang pos jaga pintu masuk pada malam haridan menyalakan lampu dalam interior mobil;
  11. Membuka kaca jendela untuk mobil (agar Petugas Keamanan dapat melihat ke dalam mobil dan mengenali pengemudi dan penumpang di dalam mobil) dan untuk motor, wajib membuka helmteropong/kaca helm/kaca mata hitam/masker jika menggunakannya;
  12. Menyapa dengan santun ( 3 – S : Senyum – Sapa – Salam) kepada Petugas Keamanan yang bertugas di pos jaga pintu masuk Perumahan BSW I.
  13. Setiap kendaraan milik Warga yang KELUAR Perumahan BSW I   wajib untuk :
  14. Mengurangi kecepatan pada saat mendekati Pos Keamanan;
  15. Mematikan lampu besar kendaraan menjelang pos jaga pintu masuk pada malam hari dan menyalakan lampu dalam interior mobil;
  16. Membuka kaca jendela untuk mobil (agar Petugas Keamanan dapat melihat ke dalam mobil dan mengenali pengemudi dan penumpang di dalam mobil) dan untuk motor, wajib membuka helm teropong/kaca helm/kaca mata hitam/masker jika menggunakannya;
  17. Petugas Keamanan berhak memeriksa kendaraan milik Warga yang akan keluar Lingkungan Perumahan BSW I. Apabila,  diketahui Kendaraan yang tercatat milik Warga dikendarai oleh orang yang bukan Warga yang memiliki kendaraan tersebut, Petugas Keamanan berhak untuk melarang kendaraan tersebut keluar dan akan melakukan konfirmasi kepada Warga yang memiliki kendaraan tersebut.
  18. Tamu (termasuk Pedagang keliling, Sales, Ojek, dan lain-lain) yang masuk ke perumahan harus melapor kepada petugas keamanan dan meninggalkan kartu tanda pengenal yang masih berlaku untuk ditukarkan dengan kartu pas masuk ke lingkungan BSW I.
  19. Petugas Keamanan akan mengkonfirmasi kembali tamu yang belum meninggalkan lingkungan perumahan pada jam 22.00.
  20. Bagi tamu warga yang datang setelah jam 22.00, petugas keamanan akan melakukan konfirmasi kepada warga yang akan dituju dan atau mengantarkan tamu tersebut.
  21. Petugas Keamanan bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan perumahan selalu dalam kondisi aman dengan berpatroli sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
  22. Petugas keamanan akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan warga yang terlihat diparkir diluar rumah (pekarangan), serta pagar setiap yang belum digembok setelah pukul 22.00 WIB setiap harinya.
  23. Petugas Keamanan berhak memeriksa isi/muatan setiap kendaraan yang masuk dan keluar dari lingkungan perumahan, seperti pick up dengan bak terbuka/box yang dianggap mencurigakan dengan dasar pemeriksaan bahwa Barang yang dibawah harus dilengkapi dengan surat ijin/ nota dari pemiliknya, jika dianggap perlu petugas Keamanan akan mengkorfimasikan kembali kepada pemiliknya).
  24. Rumah dan Kendaraan penghuni harus dalam keadaan terkunci bila ditinggalkan.
  25. Pemilik atau penghuni dilarang menyimpan segala jenis bahan-bahan berbahaya yang mudah terbakar/ meledak dan atau bahan beracun di dalam rumah dan di sekitarnya kecuali sebatas untuk keperluan rumah tangga yang wajar.
  26. Pengurus RW dan RT tidak bertanggung jawab atas kehilangan, kerusakan atau musnahnya benda-benda milik Penghuni (seperti : kebakaran, pencurian, perampokan atau bencana alam dsb).
  27. Dalam situasi “darurat/force majeur”, Pengurus RW dan RT beserta dengan petugas keamanan sewaktu-waktu dapat memasuki bangunan tanpa seijin atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada Pemilik bangunan, baik dalam keadaan dihuni ataupun kosong.
  28. Yang dimaksud dengan situasi darurat seperti disebut dalam butir 19 adalah namun tidak menutup kemungkinan kejadian diluar dugaan yang meliputi kebakaran, pencurian, perampokan, perkelahian dan/atau tindak kejahatan lainnya yang dianggap mengancam penghuni dan warga disekitar.
  29. Pemilik yang belum/tidak menempati rumahnya harus memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi kepada RT/RW setempat dan wajib mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.
  30. Bagi warga yang terkait masalah hukum, Petugas Keamanan dapat mendampingi warga kepada pihak berwajib (kepolisian) yang dilakukan atas sepengetahuan RW atau RT setempat atas permintaan warga tersebut.

 

III. KETENTUAN UNTUK PEMILIK DAN PENGHUNI

  1. Pemilik dan Penghuni wajib melaporkan jumlah anggota keluarganya kepada Pengurus RT, termasuk tamu yang menginap (melebihi 1 x 24 jam).
  2. Dalam hal Pemilik atau Penghuni yang memiliki pekerja tetap yang tidak menginap seperti asisten rumah-tangga, supir, pengasuh bayi, satpam pribadi dan lain-lain, wajib melapor kepada Pengurus RT untuk diinventaris dan dilaporkan kepada RW. Hanya mereka yang terdaftar yang diperbolehkan masuk ke lingkungan perumahan.
  3. Pemilik dan Penghuni wajib untuk segera melaporkan setiap pemberhentian atau pergantian pekerja atau asisten rumah tangga kepada Pengurus RT/ RW.
  4. Selama berada di dalam lingkungan perumahan BSW I, Pengguna jalan yang mengendarai kendaraan bermotor baik pemilik, penghuni, tamu, atau warga sekitar perumahan BSW I wajib mematuhi etika berlalu-lintas yang baik dan segala bentuk marka dan rambu yang dipasang di lingkungan Perumahan BSW I.
  5. Kendaraan Pemilik, Penghuni, atau Tamu yang diparkir di wilayah komplek tidak boleh menghalangi jalan/akses masuk atau keluar rumah lainnya, kecuali telah diijinkan Pemilik atau Penghuni yang merasa terganggu haknya;
  6. Setiap pemilik warga pemilik rumah wajib menggunakan garasi (‘carport”) masingmasing.
  7. Setiap kendaraan yagn parkir diluar area yang sudah ditentukan (dalam hal ini garasi masing masing dan parkir umum)  maka akan dikenakan sanksi denda retribusi sebesar Rp. 50.000,- per minggu.
  8. Pemilik kendaraan juga dilarang untuk memarkir kendaraannya dipersimpangan jalan dan area lain yang akan mengganggu penguna jalan lainnya.
  9. Pemilik, Penghuni, atau Tamu dilarang mengedarkan atau memasang iklan, brosur, spanduk dan/atau sejenisnya tanpa seizin Pengurus RW.
  10. Pemasangan iklan komersil atau kampanye harus seizin pengurus RW dan dipasang ditempat yang sudah disediakan pengnurus RW.
  11. Untuk Setiap Pemasangan Iklan komersil (diluar iklan/pengumuman menjual rumah pribadi) dikenakan biaya sebesar Rp 100.000,- per bulan.  Jika tidak membayar akan dicopot poster atau spanduk iklannya.
  12. Pemsangan iklan komersil yang tidak mendapat persetujuan pengurus RW maka akan dicopot tanpa konfirmasi kepada pemilik iklan komersil tersebut.
  13. Permintaan sumbangan baik dari dalam lingkungan perumahan maupun dari pihak luar perumahan harus mendapat izin tertulis dari Ketua RT dan RW.
  14. Pemilik, Penghuni, atau Tamu dilarang melakukan tindakan yang dapat menggangu lingkungan sekitarnya secara tidak wajar, seperti:
  15. membunyikan perangkat audio/video dengan volume yang mengganggu ketentraman, dan/atau
  16. tidak diperkenankan membakar sampah dan sejenisnya, sehingga bau/asap mengganggu kenyamanan (menyengat) dan menimbulkan sampah baru, kecuali dilakukan di lapangan terbuka dan dalam pengawasan petugas kebersihan/ warga yang melakukan kegiatan kebersihan (gotong royong).
  17. Dalam hal pemilik atau penghuni hendak mengadakan aktifitas/kegiatan keluarga seperti syukuran/pesta, dan jenis lainnya yang memiliki kesamaan, harus menaati etika waktu yang disepakati antar tetangga.
  18. Dalam hal kegiatan seperti disebut dalam butir 13 melewati jam 22.00 WIB, harus dikoordinasikan dan mendapat izin terlebih dahulu dari tetangga dan pengurus RT setempat.
  19. Dalam hal Pemilik atau Penghuni merasa terganggu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan tanpa kesepakatan seperti disebut dalam butir 12, maka dapat melaporkan hal tersebut kepada RT setempat atau Petugas Keamanan untuk dilakukan mediasi keduabelah pihak.
  20. Pemilik atau Penghuni yang memiliki hewan peliharaan, harus menjaga keamanan dan kebersihan dan tidak membiarkan atau melepas hewan peliharaannya berkeliaran tanpa pengawasan.
  21. Pengurus RT/RW tidak bertanggungjawab atas keselamatan hewan milik Pemilik atau Penghuni yang berkeliaran diluar halaman rumah.
  22. Apabila hewan peliharaan Pemilik dan Penghuni dapat membahayakan secara fisik terhadap manusia, maka semua kerusakan/ kerugian yang diakibatkan perbuatan hewan tersebut menjadi tanggung jawab Pemilik hewan peliharaan.
  23. Pemilik hewan peliharaan harus memastikan bahwa hewan tersebut tidak buang BAB/ Kotoran di jalan umum.  Jika diketahui melakukan pembiaran/ tidak membersihkan kotoran hewan di jalan umum maka dikenakan denda Rp 50.000,-
  24. Apabila terjadi kerusakan terhadap Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di lingkungan perumahan BSW I seperti jalan umum, taman, jalur limpasan air limbah (selokan), PJU, pelataran jalan, ruang terbuka hijau, dan lain-lain yang disebabkan oleh kelalaian ataupun kesengajaan Pemilik, Penghuni, dan/atau Tamu, Pemilik, Penghuni, dan/atau Tamu wajib memperbaiki kerusakan tersebut, paling lambat 1 (satu) bulan setelah kejadian.
  25. Apabila Pemilik, Penghuni, dan/atau Tamu tidak dapat memperbaiki kerusakan seperti disebut dalam butir 20, maka RW akan berupaya merencanakan perbaikan dan seluruh biaya yang timbul menjadi tanggung jawab Penghuni/ Tamu tersebut.
  26. Pemilik dan Penghuni atau tamu dilarang mencuci mobil di badan jalan umum atau membuang air cucian ke jalan umum karena dapat mengakibatkan kerusakan lapisan aspal atau beton jalan. Apabila diketahui melanggar maka dikenakan denda Rp 50.000,- dan diserahkan ke Kas RW.
  27. Apabila timbul masalah/polemik antar tetangga di antara Pemilik atau Penghuni, diutamakan untuk diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

 

IV. KETENTUAN UNTUK KEGIATAN SOSIAL, USAHA, DAN/ATAU NIAGA

  1. Setiap pendirian usaha diwajibkan mendapat izin dari tetangga sekitar dan diketahui oleh  Pengurus RT/RW untuk dilaporkan ke desa untuk mendapat persetujuan dari kepala desa atau perangkat desa yang berwenang.
  2. Segala bentuk aktifitas kegiatan sosial, usaha, dan/atau niaga yang bersifat menghimpun massa di lingkungan perumahan BSW I, wajib dilaporkan kepada RT setempat untuk mendapat persetujuan RW (contoh: warung, jasa pendidikan, keagamaan, kerja bakti, bakti sosial,bazaar, promosi produk/ jasa, dsb).
  3. Untuk Pemilik atau Penghuni yang memiliki usaha seperti disebut dalam butir 1, akan dikenakan iuran tambahan (bulanan) kebersihan dan keamanan dua kali lipat dari warga lainnya.
  4. Pemilik atau Penghuni dilarang memiliki dan menjual barang-barang terlarang sesuai hukum yang belaku di NKRI.
  5. Bagi pemilik atau penghuni yang hendak menyelenggarakan kegiatan sosial dan keagamaan harus melaporkan secara tertulis kepada Pengurus RT/RW selambat-lambatnya 2 (dua) hari sebelum kegiatan tersebut berlangsung dan sudah memberitahu tetangga sekitarnya. (Kegiatan dimaksud tidak boleh melebihi pukul 22.00 WIB).
  6. Pengurus RT/RW berhak melarang atau membubarkan segala kegiatan sosial, usaha, dan niaga yang dilakukan oleh pemilik atau penghuni yang diketahui terindikasi menyinggung SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan) dan penyelesaiannya akan diserahkan kepada pihak berwajib.

V. KETENTUAN KEBERSIHAN

  1. Pemilik dan Penghuni wajib berperan serta dan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan sekitarnya.
  2. Pemilik dan Penghuni wajib menyediakan tempat sampah rumah tangga di luar atau dalam pekarangan rumah.
  3. Pemilik dan Penghuni dilarang membuang sampah dengan sengaja ke jalur limpasan air limbah (selokan), jalan, maupun di area fasilitas umum dan fasilitas sosial yang berada di dalam lingkungan perumahan BSW I.
  4. Pemilik dan Penghuni disarankan untuk memisahkan sampah organik dan non-organik dari rumah tangganya pada kantong plastic yang berbeda.
  5. Pemilik dan Penghuni wajib menjaga agar tempat sampah yang ada di luar atau dalam rumahnya tetap bersih dan kering untuk mencegah berkembangnya penyakit. (bersih disini adalah tidak berbau busuk, tidak ada belatung patogen, dan kantung plastic dalam keadaan terikat).
  6. Petugas sampah (truk sampah) mengambil sampah setiap hari selasa dan jumat(atau ada pemberitahuan resmi dari pengurus RW).  Untuk itu agar menempatkan sampah pada pagi hari sesuai jadwal tersebut dalam kemasan plastic dengan kondisi ditalikan/ tertutup.
  7. Disarankan warga perumahan BSW I mengikuti kegiatan Bank Sampah yang diadakan oleh pengurus PKK RW 16 serta mendaurulang sampah organic menjadi kompos Bersama PKK RW 16.

 

VI. KETENTUAN BIAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN PERUMAHAN

  1. Setiap Pemilik dan Penghuni akan dikenakan iuran bulanan (sesuai hasil kesepakatan warga/ rembuk warga) yang besarannya sebagai berikut:
  2. iuran keamanan, kebersihan dan Penerangan Jalan Umum sebesar Rp 130.000,- per bulan per rumah.
  3. Iuran air bersih yang disediakan oleh komplek (PAM Lokal) bagi warga yang berlangganan sebesar Rp 40.000,- per bulan per rumah. Bagi yang tidak mendapatkan fasilitas tersebut tidak diwajibkan membayar iuran tersebut.
  4. Untuk rumah yang tidak ditempati (kosong) tetap membayarkan iuran bulanan (kemanan & Penerangan PJU) sebesar Rp 75.000 per bulan.
  5. Untuk kavling tanah yang ada di lingkungan komplek akan dikenakan iuran bulanan sebesar Rp 50.000 per bulan dan tanah dapat di kelola atau dimanfaatkan untuk kepentingan public, dengan seizin Pengurus RT/RW. Misalnya kegiatan urban farming, taman bermain, parkir kendaraan warga atau hal lainnya yang bermanfaat dan tidak mengganggu ketertiban dan keindahan umum.

 

VII. KETENTUAN PEMANFAATAN TAMAN DAN FASILITAS UMUM

  1. Pemanfaatan Taman dan Fasilitas Umum di dalam lingkungan perumahan harus dilaporkan dan mendapat persetujuan dari RW.
  2. Warga dapat menggunakan GOR BSW I secara gratis setiap hari minggu dari jam 07.00 sampai jam 14.00
  3. Warga wajib menjaga dan memelihara fasos dan fasum demi kenyamanan Bersama.

 

VIII. Pemeriksaan Keamanan Terhadap Angkutan Umum dan Angkutan Barang

  1. Setiap angkutan umum seperti ojek sepeda motor dan taxi/ on line trasportasi dalam keadaan tanpa penumpang dilarang masuk lingkungan Perumahan BSW I kecuali apabila dipanggil dan/atau sudah dipesan oleh Warga.
  2. Setiap Warga yang hendak masuk dengan menggunakan angkutan umum, maka wajib memberitahukan kepada Petugas Keamanan yang berjaga di pos jaga pintu masuk dengan membuka kaca jendela untuk taxi dan membuka helm untuk ojek sepeda motor
  3. Setiap angkutan umum seperti ojek sepeda motor dan taxi yang mengangkut penumpang bukan Warga, maka wajib menjalani pemeriksaan keamanan dengan memberikan KTP/ Identitas diri lainnya ke petugas satpam jaga.
  4. Petugas Keamanan berhak untuk melarang masuk setiap kendaraan angkutan barang maupun material yang bermuatan melebihi berat 2 (dua) ton, kecuali atas persetujuan dan persyaratan khusus dari Pengurus RT/ RW terlebih dahulu.
  5. Petugas Keamanan berhak untuk memeriksa kendaraan angkutan barang yang akan masuk dan keluar lingkungan Perumahan BSW I   dengan memeriksa surat jalan dan muatan barang yang dibawanya, serta menjalani pemeriksaan keamanan.
  6. Petugas Keamanan dilarang meminta sejumlah uang kepada setiap angkutan umum dan angkutanbarang yang memasuki Perumahan BSW I.

 

XI. Pemeriksaan Keamanan Terhadap Pedagang, Petugas PLN/Telkom, Sales/Tenaga Pemasaran dan Pemulung Yang Masuk Lingkungan Perumahan BSW I

  1. Setiap pedagang yang akan berjualan/berdagang di lingkungan Perumahan BSW I   wajib untuk mendaftar terlebih dahulu kepada Petugas Keamanandengan menyerahkan identitas diri dan foto berwarna ukuran 4 x 6 atau di foto langsung melalui HP atau kamera oleh petugas satpam.
  2. Petugas Keamananwajib untuk melakukan pemeriksaan data diri terhadap Pedagang yang mendaftar untuk bisa berjualan/berdagang di lingkungan Perumahan BSW I. Hanya pedagang tertentu yang diijinkan berjualan di area perumahan sesuai persetujuan pengurus RT dan RW.
  3. Petugas Keamanan wajib untuk memeriksa surat tugas maupun kartu pegawai petugas telkom maupun petugas perbaikan PLN atau petugas perusahaan lainnya yang akan masuk lingkungan Perumahan BSW I.
  4. Setiap pemulung, sales/tenaga pemasaran dilarang memasuki rumah warga, kecuali telah memperoleh ijin, karena permintaan warga harus mendatangi rumah yang bersangkutan dan satpam memastikan kebenarannya.
  5. Petugas Keamanan berhak untuk melarang setiap orang yang tidak berkepentingan dan tanpa maksud yang jelas untuk masuk ke lingkungan Perumahan BSW I.
  6. Setiap kegiatan promosi dan atau pameran produk oleh tenaga penjualan wajib mendapat izin tertulis dari pengurus RT dan RW serta dikenakan biaya promosi sesuai kesepakatan.

 X. Sanksi-Sanksi

  1. Bagi Warga maupun Tamu yang menghilangkan Kartu Pass, wajib untuk membayar denda sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) yang diserahkan kepada Petugas Keamanan untuk selanjutnya dana tersebut diserahkan kepada Pengurus RW.
  2. Bagi Warga yang melanggar kewajiban-kewajiban yang ada dalam Peraturan RW Lingkungan Perumahan BSW I ini akan dikenakan sanksi teguran dan peringatan dan sanksi lainnya yang akan di putuskan pada rapat pengurus RT dan RW.
  3. Bagi kepala Petugas Keamanan maupun Petugas Keamanan, Petugas Kebersihan yang tidak disiplin atau tidak menjalankan tugas yang telah diatur dalam Peraturan RW ini akan dikenakan sanksi :
  4. Surat Peringatan Pertama (SP 1), berupa teguran ringan (lisan)
  5. Surat Peringatan Kedua (SP 2), berupa surat teguran dengan batas waktu tertentu (sesuai rapat pengurus).
  6. Surat Peringatan Ketiga (SP 3), berupa tindakan skorsing dengan pemotongan gaji sampai batas waktu tertentu sampai dengan pemberhentian pekerjaan tergantung tingkat kesalahan sesuai kesepakatan Rapat Pengurus RT dan RW.

 

XI.LAIN LAIN

  1. Setiap saran, kritik dan keluhan dari Pemilik dan Penghuni yang dapat membantu terpeliharanya citra perumahan BSW I dapat disampaikan kepada Pengurus RW baik secara lisan maupun tertulis.
  2. Pemilik dan Penghuni wajib mematuhi segala ketentuan dalam Pedoman yang ditetapkan oleh Pengurus RW.
  3. Setiap bentuk perbuatan yang disengaja atau tidak disengaja dan yang melanggar hukum, serta dapat mengganggu ketentraman, kenyamanan, dan keamanan kehidupan bertetangga di lingkungan perumahan BSW I, akan dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku dan akan diputuskan dalam forum rapat RT dan RW.

2 Comments

  1. Dear Pa Ali,

    Saya pemilik & penghuni Blok L 2D, mengenai peraturan parkir mobil diatas sepertinya tidak berjalan, di depan rumah saya masih ada yg parkir mobil yg notabene bukan penghuni BSW 1, sebagai penghuni sebenarnya tidak masalah untuk parkirnya tapi yang jadi masalah adalah “berisik” mengganggu kenyamanan dalam beristirahat setiap kali datang dan perginya mobil yang di parkir.

    Hormat saya,

    Muhammad Poniman

  2. Peraturan komplek bsw 1 masih draft dan mohon masukan dari semua warga sebelum kita sepakati menjadi peraturan bsw. Namun demkian untuk adanya kejadian tersebut akan kami follow up dan menugaskan satpam untk membantu menyelesaikannya. Terima kasih atas masukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*